Telkom Luncurkan Paket Tagihan Tetap Telepon Rumah

PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus berusaha meningkatkan kualitas layanan telepon rumahnya yang saat ini berjumlah kurang lebih 8,7 juta Satuan Sambungan Telepon (SST). Setelah revitalisasi melalui peluncuran broadband Speedy yang kini sudah membukukan lebih dari satu juta pelanggan serta program poin rewards bertajuk Telepon Rumah Rezeki Tumpah (TRRT), Telkom hari ini (12/2) kembali meluncurkan program pricing baru yang memberi manfaat bagi pelanggan melakukan percakapan telepon rumah lebih sering dan lebih lama, dengan biaya yang jauh lebih efisien.

“Berdasarkan pemantauan kami, banyak pelanggan yang tidak memanfaatkan telepon rumahnya, karena mereka khawatir tagihan teleponnya melonjak,” ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia mengenai alasan Telkom mengeluarkan program yang disebut “Paket Tagihan Tetap” Telepon Rumah tersebut. Melalui program ini, Telkom menawarkan paket menarik kepada setiap pelanggan, disesuaikan dengan pola kebutuhan panggilan teleponnya setiap bulan. Pelanggan dapat mengendalikan biaya teleponnya setiap bulan lebih pasti dan mendapatkan manfaat menarik, serta bebas dari beban biaya abonemen.

Telkom telah mempelajari pola kebutuhan jasa telekomunikasi setiap pelanggan dan menawarkan “paket yang sesuai” untuk setiap pelanggan. Tentu saja paket ini sangat menarik bagi pelanggan karena tidak lagi dipusingkan dengan fluktuasi tagihan dan ketidakpastian, serta tidak kaget dengan tagihan yang membengkak pada akhir bulan. “Untuk saat ini, penawaran berlaku pada panggilan sesama pengguna jasa telekomunikasi Telkom lokal maupun SLJJ. Namun, kami mempertimbangkan juga untuk panggilan antar operator dan jasa lainnya untuk tahap berikutnya,” katanya.

Dijelaskan Eddy Kurnia, “Paket Tagihan Tetap” tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi telepon rumah Telkom. “Melalui berbagai program yang telah kami luncurkan, Telkom berharap masyarakat kembali menggunakan telepon rumah untuk berkomunikasi,” kata Eddy Kurnia. “Dan dengan hadirnya “Paket Tagihan Tetap”, pelanggan kini dapat memaksimalkan penggunaan telepon rumahnya untuk berbagai keperluan.”

Eddy Kurnia mengatakan “Paket Tagihan Tetap” merupakan bukti bahwa Telkom senantiasa memperhatikan kebutuhan pelanggan. Ia meyakini program tersebut akan menjadi solusi bagi pelanggan yang menginginkan biaya percakapan bulanan yang hemat, bebas abonemen bulanan dan lebih pasti.

sumber

55 thoughts on “Telkom Luncurkan Paket Tagihan Tetap Telepon Rumah

  1. Paket tagihan tetap menjebak pemakai telphon rumah….mengapa saya bilang menjebak? dikarenakan saya tidak pernah mendaftarkan / registrasi untuk menggunakan paket tagihan tetap dan tidak ada konfirmasi ke saya tiba-tiba telkom mengenakan tarif bulanan ke saya sebesar RP. 100.000,- perbulan padahal bulan sebelumnya tidak ada tagihan untuk biaya tagihan tetap sebesar RP. 100.000,-. Sebagai pelanggan telkom saya sangat kecewa dengan kejadian seperti ini. Thanks.

  2. Andiko Nugroho says:

    Sama ini.. saya juga tidak merasa ada konfirmasi melalui telpon ataupun tertulis. Saya sudah tanya 147 katanya dilakukan konfirmasi dan aktifasi oleh Marketing melalui telpon. Dengan pemberi konfirmasi adalah Dewi (nama pembantu saya).. aneh… Padahal nomor telepon terdaftar atas nama, apa memang bisa dikonfirmasi oleh orang lain selain nama yg terdaftar sebagai pelanggan?
    Tagihan telpon saya biasanya hanya sekitar 85-120 ribu saja (karena hanya untk terima telpon dan fax, dipakai sekali2 saja) lagian toh saya dan istri sudah punya HP dan flexi masing2..
    Setelah “diikutsertakan” program PTT.. tagihan menjadi 200ribu lebih, karena ternyata saya “diikutsertakan” dalam program PTT 198 ribu..
    Kata 147 (bapak Harry) sedang diproses pembatalannya, 2 hari lagi disuruh kontak lagi ke 147 untuk menanyakan statusnya. (hebat gak tuh… pelanggan yg harus konfirmasi dan tanya lagi, padahal proses “langganannya” gampang banget.. saking gampangnya sampai pelanggannya aja gak tahu.. hehehe..)
    Makanya biar SIP besok mau saya datengin ke Plasa Telkom saja (meskipun harus bela2in bolos kerja).. Moga2 pelayanan Telkom bisa memuaskan.. (ngarep mode ON)..

  3. Wanda says:

    Telkom bajingan, praktek bisnis kotor! Saya tidak pernah meminta berlangganan paket tagihan tetap telepon rumah, malah diikutsertakan. Saya sudah telepon ke 147 bulan Desember 2009 untuk meminta paket tersebut dicabut dari nomor telepon rumah saya (021-53963xx). Tagihan Januari sudah turun karena paket tersebut sudah dicabut, tapi ternyata tagihan Februari dan Maret naik lagi dan ketika saya tanyakan lagi ke 147, paket tersebut dikenakan lagi terhadap nomor saya!

  4. Toha says:

    Saya juga frustasi dengan Telkom yang bebal dan tuli memaksakan Paket Tagihan Tetap ke pelanggannya secara sepihak. Mulai Desember 09 saya ditagih tagihan tetap walaupun beberapa kali petugas menawarkan dan saya selalu menolak. Komplain ke 147 dilayani dengan sopan dan berjanji akan mengoreksi, tapi Januari 2010 saya kena tagihan tetap lagi, saya telepon lagi marah2 ke 147 pada tgl 10 Februari 2010 jam 19:46, petugas yang bernama Julian berjanji akan hapus. Eh, hari ini 10 Maret 2010 saya terima lagi tagihan paket tetap untuk pemakaian Februari 2010. Sekarang saya tidak tahu mesti komplain ke siapa atau mesti harus telpon ke 147 lagi untuk memaki2 Telkom?. ( Dari pelanggan 021-7902XXX)

    • Saran saya coba bapak datang ke plasa Telkom terdekat dengan rumah anda. Selain bisa langsung berkonsultasi, anda juga dapat menyampaikan keluh kesah anda selama ini dengan bentuk tertulis kepada PT. Telkom.

  5. ANDI says:

    BENAR SEKALI.. SAYA KIRA INI HANYA SAYA YANG MERASAKAN.
    SAYA SUDAH TELEPON ke 147 KATANYA ADA PIHAK RUMAH YANG MENGAKTIFKAN.. ANEH BANGET. SEMESTINYA JIKA ADA PENAMBAHAN FITUR SEBAIKNYA TERTULIS TIDAK ASAL MENGAKTIFKAN SAJA. CARA YANG LICIK UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN.. DAN KATANYA BULAN INI MASIH DIKENAKAN. JADI BULAN DEPAN BARU TIDAK KENA TAGIHAN TETAP. SAYA BARU SADAR BULAN INI, PADAHAL DARI BULAN DESEMBER. BUKANNYA TAGIHAN TETAP MENGUNTUNGKAN JUSTRU SEMAKIN MENAMBAH PARAH BAYARAN!!!!!

  6. saya juga kena dan terlambat tahu karena bayar auto debet bank.. bayangkan brp orang yang tdk sempat tahu tapi kena potong sedangkan minimal angkanya 65000 malah temen saya kena yg 150000 udah berbulan2 di kantor saya yg telpnya gak aktiv juga kena
    hukumnya apa ya kalo duit kita diambil tanpa persetujuan? memang sih di telkom plasa diganti, tapi ribet juga. meski print out sdh ada tetep minta rekening tagihan asli padahal karena dah lama tagihan asli dah di tong sampah.. gimana dong telkom ini..? pusing deh.. kalo kita komplain ke 147 katanya kita dah setujuin paket tsb. aneh kan? kalo dipikir tuk apa pake paket tsb, pake telp seluler aja dah murahnya pwol

  7. NITA says:

    BENER BANGET.. TELKOM MEMANG LICIK.. SEENAKNYA AJA MENGAKTIFKAN PROGRAM TSB.. APA KARENA SUDAH TIDAK LAKU LAGI DAN KALAH BERSAING DENGAN HANDPHONE YA JADI MEREKA MEMBUAT PROGRAM TAGIHAN TETAP UNTUK MENAMBAH PEMASUKAN MEREKA,… YG PASTI TELKOM SUDAH BANYAK MERUGIKAN KONSUMEN SEPERTI SAYA..

  8. papang says:

    ini namanya praktek penipuan, cara kerja yang licik dan kotor dari Telkom. Hal ini harus diajukan Class Action karena banyak pelanggan yang dirugikan dengan program paket tagihan tetap yang secara sepihak dikenakan kepada pelanggan tanpa ada persetujuan dari pelanggan. Mphon kepada YLKI dan LSM lainnya segera menindaklanjuti praktek bisnis kotor dari telkom tersebut.

    • inunc says:

      saya setuju, ini praktek penipuan.saya mengalami sendiri, sudah 2 bulan ini kami dikenakan paket yang tidak pernah kami setujui sebelumnya. dan tagihan telpon membengkak. sebaiknya YLKI menindak lanjuti cara kerja telkom ini, bisa dikenakan class action. karena begitu banyak pelanggan yang menjadi korban.

  9. nadhare says:

    Wah rugi gan.. jangan mau pake paket tagihan tetap… tetep aja lebih rugi. Kenapa? Karena:
    1. Layanan Free yg diberikan dari jam 23.00-06.00
    2. Harga paket yg diambil akan menjadi seperti abodemen pada tagihan anda (sebab waktu layanan free di atas)
    3. Ketika anda menggunakan telepon rumah di luar jam Layanan Free, tetap saja akan dihitung seperti biasa baik koneksi Lokal, Interlokal, apalagi seluler.

    Saran saya sebaiknya tetap gunakan sistem abodemen karena akan lebih terkontrol biaya pemakaian telepon rumah anda (lagian sapa lagi yg sering telpon2an tengan malem ampe subuh ^_^)

    #Saya adalah pengguna paket telepon rumah tagihan tetap selama 4 bulan dan tagihan telepon saya lebih membengkak dari biasanya. Alasan yang diberikan oleh CS Telkom di 147 adalah saya belum memaksimalkan penggunaan layanan free paket telepon rumah tagihan tetap (:lol: orang gratisnya tengah malem)

  10. Muzakir says:

    Yth. Manajemen Telkom, saya menjadi pelanggan telkom (telpon rumah) sejak tahun 2003, akhir-akhir ini telkom sudah gak begitu jelas dengan tarif telpon rumah sehingga membingungkan Pelanggan. pada kesempatan ini saya mau nanya berapa sebetulnya abonemen utk telpon rumah, dan apa pula yang dimaksud dengan biaya tagihan tetap yang besarnya Rp. 75.000,- apa nggak luar biasa besar, kita tau operator yang lain smua pada murah tp telkom malah sebaliknya, tq

  11. Arif Andrianto says:

    PAKE LOGIKA AJA DONK TELKOMM . .  MAU HEMAT KO MALAH BODONG . . seharusnya saya cuma bayar sekitar <50rb/bln sekarang harus bayar 77 rb .  untung nya dibawa kemana woyy . . . .   di struk pembayaran terdapat kata " HEMAT ANDA blaa..blaa . . "  SEHARUSNYA DIGANTI AJA KATANYA   "KERUGIAN ANDA SEBESAR .."   PAYAHH telkom! kita dukung tarif lama aja YES ABONEMEN . NO TARIF TETAP (ALIAS TARIF HEMAT) 

  12. Anis Azizah says:

    Saya dan 10 orang teman terkena PAKET ini…. Kami dirugikan dengan rata-rata Rp.50.000/bulan/ no telpon. Bahkan ada yang mencapai Rp.90.000,-
    Kami mengajukan keberatan melalui Customer service di Grha Telkom terdekat, dan meminta semua kerugian dikembalikan.
    Kerugian hanya bisa direstitusi ke tagihan berikutnya.
    Dan WOW nilainya bisa fantastis…. ada yang mencapai Rp.491.000,- untuk 5 bulan penetapan paket.
    Setelah saya pelajari, Target pertama adalah yang membayar melalui onebill kartu kredit, lalu yang melalui ATM… karena tidak disertai rincian tagihan…. Kayaknya kita harus kembali ke cara lama, bayar di kasir Telkom

    • Pendapat anda memang benar sekali bu Anis. Karena dengan sistem autodebet maka pelanggan tidak dapat membatalkan pembayaran. Kemudian pembayaran via atm yang tidak disertai rincian tagihan juga menjadi kekurangan sistem online TELKOM saat ini. Tapi jangan berkecil hati dulu, coba bu Anis mengajukan permohonan Klaim Jastel yang ada pada situs TELKOM disini untuk menyampaikan konfirmasi tagihan anda, bila dirasa ada ketidaksesuaian dengan pemakaian yang anda lakukan. Kemudian bu Anis mengajukan Intagjastel, yaitu layanan pengiriman informasi tagihan melalui pos langsung ke alamat sesuai permohonan anda. Sehingga nantinya sebelum bu Anis membayar bisa melihat rincian untuk tagihan yang sudah berjalan.

  13. Upin says:

    Makanya Untung telkom besar,wong cara bisnisnya sangat licik dan picik.waktu komplain saya ngotot kalau saya tidak pernah memberikan PTT lewat telepon mereka jawab mungking ada anggota keluarga yang lain yang memberikan persetujuan.Padahal sementara ini saya dirumah sendiri,kalau siang rumah kosong ditinggal kerja.Terus siapa????masak yang ngasih ACC SETAN????setanya itu ya yang maksa pakai PTT

  14. abu_hanif says:

    Banyak sekali kecurangan yang dilakukan PT. Telkom:
    1. Pemaksaan paket PTT kepada semua pelanggan tanpa ada persetujuan pelanggan.
    2. Keluhan kepada 147, memang terdengar ditanggapi dengan ramah, tapi tidak bakalan menyelesaikan masalah, ujung-ujungnya pasti disuruh datang ke Plasa Telkom.
    3. Dan ingat, telpon ke 147 itu tidak gratis alias bayar. Saya kira cuma PT. Telkom yang menarik biaya kepada pelanggannya untuk jalur Customer Service-nya. (betul-betul pemerasan yang luar biasa).
    4. Pencabutan paket or saluran telpon juga harus melunasi semua tagihan, meski kita tidak setuju dengan jumlah tagihan tersebut.
    5. Apalagi untuk pencabutan speedy, harus bayar dulu dimuka biaya yang belum kita pakai, pada saat pemutusan langganan.

    Begitulah… luar biasanya kejahatan sistemik yang dilakukan PT. Telkom. Mudah2an bermanfaat.

    • Bulan lalu saya berhenti berlangganan PTT (Paket Tagihan Tetap) Telkom. Saya kira prosesnya bakal ribet, namun nyatanya sangat mudah. Saya isi form keluhan pada layanan E-Services dari telkom lalu tidak sampai 5 menit sudah ada tanggapan dari pihak Telkom untuk memberhentikan paket tersebut.:)

      • nurhadi says:

        betul.. dari sebulan yg lalu saya telp via 147 minta dihentikan PTTnya. tp selalu dijawab mereka cuman bisa merekomendasikan dan saya diminta konfirmasi kembali 3-5 hari lagi Hal ini saya lakukan 4/5 kali dgn jawaban yg sama.
        Terus baru saja saya kirim keluahan lewat website telkom dengan mengisi form
        http://www.telkom.co.id/contact/service.php?op=fkeluhan
        gak sampai satu jam sudah dibalas oleh pihak telkom dan menyatakan bahwa PTT nomer saya sudah dicabut.
        Akhirnya bisa bernafas lega, tapi meskipun demikian bulan depan harus dicek kembali tagihannya untuk memastikan apakah sudah benar2 dicabut PTT tsb.

  15. tiyo says:

    saya juga korban (tepatnya masih calon). Barusan di tlp dr marketing telkom.
    Diterangkan ttg program ini, kena PTT 65rb.
    Petugas tsb dng ramah menerangkan program ini.. Karena sy merasa lebih nyaman dgn program yg reguler. Maka saya tolak!
    Tp katanya ini program nasional, untuk brnti langganan harus nunggu bln berikutnya!
    WTF!! GW NGERASA DIRAMPOK.. GAK MAU TP DIPAKSA!!

    Saran: harusnya untuk penggantian paket harus ada pernyataan tertulis dan tandatangan diatas materai antara kedua belah pihak.

  16. mustafa says:

    Saya juga terjebak “paket tagihan tetap”, konfirmasi ke 147 katanya sudah diapprove oleh “A” padahal saya tidak kenal sama sekali dengan “A”. Akhirnya saya datang ke plasa telkom dan komplain, ternyata paketnya bisa dihapuskan dari tagihan bila langsung dibayarkan saat itu. Untung saja saya sempat check tagihan lwt e-billing telkom, kalau tidak mungkin sudah berbulan2 terkena paket ini padahal telepon rumah jarang digunakan

  17. Yusup says:

    Sama nih, sialan banget telkom, dulu waktu masih pakai- walaupun jarang pakai menggunakan-, tagihan saya kecil 40 an ribu perbulan. ekarang ketika saya ajaukan blokir telpon keluar (biar nggak bisa nelpon) malah tagihannya 71.500 perbulan. setelah saya cek di ebilling rupanya dikenakan paket langganan tetap…. payah bener. mau cabut aja deh nomor telpon rumah

  18. dewi says:

    Wahh ternyata bukan hanya saya yang dikerjain telkom.saya otomatis terdaftar sebagai pelanggan paket telkom tsb tanpa konfirmasi dari saya .
    contoh kasus aja ya
    tagihan saya 4000 lokal 5000 SLJJ, abonemen 28000, ehhh lha kok nambah biaya paket berlangganan 50ribuan… mosok saya cm make 9000 harus bayar 77 ribu, mending ganti HP CDMA aja..
    Telkom kalo curang terus ya bakal ditinggalin ama pemakainya.
    ga hanya telepon rumah. perusahaan2 jg banyak yg kena biaya siluman.
    anehhhh perusahaan telkom yang bonafit , isinya orang2 berpendidikan tapi ga ngerti transaksi jual beli yang Sah dan halal.
    sama sekali tidak professional

    mungkin telkom berusaha mengeruk keuntungan dg berbagai cara demi membayar pensiun pegawai2 seniornya yg jumlahnya fantastis sementara pemasukan dr telp rumah makin menurun.

    Akhirnya cara licik berkedok paket berlangganan pun di jalankan

    Bubyee telepon rumahh

  19. ho ju liung says:

    pengalaman terjebak,semakin dalam ketika kami ingin balik ke yang dulu (tidak ikut paket) karena pihak telkom akan memprosesnya selama 2 bulan jika ingin membatalkan pake ! Disini jelas bahasa marketing mereka berbau penipuan,kalau sudah begini kemana saya harus mengadu dan minta ganti rugi ?

  20. alam says:

    Saya mau tanya dong,.
    kasusnya mirip” nih,langsung dikenain tarif tetap gitu aja,.
    saya hitung” bisa sampai 1juta lebih,.
    wow angka yang fantastis,saya berpikir ini baru satu pelanggan,.
    yang saya mau tanya,apa saja yang diperlukan saat kita akan pergi ke plaza TELKOM jika ingin pemberhentian dan pengembalian uang?
    apa harus orang yang namanya terdaftar untuk nomor telpon itu,yang datang ke plaza telkom?
    Terimakasih,.
    mohon jawaban dan bantuannya,sesama Korban Tarif tetap telkom.
    apa ada tips” nya,.
    berdebat dulukah,atau langsung di proses?

  21. Hartono Gazaly says:

    hari ini (3 mei 2011) saya baru mengecek ke 147 karena baru baca artikel ttg ini. Saat saya cek, ternyata telp atas nama almarhum mertua saya dikenakan tagihan paket tetap sebesar 400 rb rupiah per bulan dan paket ini katanya telah diaktivasi sejak mei 2009! saat saya minta diganti karena tidak pernah merasa mendaftar, operator bilang akan diganti tetapi hanya untuk bulan mei ini…Apakah itu bisa dibilang diganti apabila tagihannya bulan ini saja belum keluar? Saat saya minta bukti tertulis atau rekaman bahwa anggota keluarga memang menyetujui paket tsb, si operator ngotot bilang si pemilik nomor sendiri sudah mengiyakan, padahal almarhum mertua saya sudah meninggal sejak tahun 1990 an. Apa maksudnya ini? Telkom banyak badut atau penipunya? Mohon, apakah bisa dibawa ke ranah hukum? saya merasa sangat dirugikan. Terimakasih.

  22. sahrul says:

    oo ternyata korban telkom banyak juga, kalo aku dah berbulan-bulan, masa telpon cuman 2500 bayar tagihan dah 80 rb, padahal yang namanx paket tersebut sudah tak tolak sejak dulu baru ketahuan tadi pas liat jumlah tagihan bulan juni 2011,bayankan misalkan 65 rb x 10 bulan, mereka mengambil uang pelanggan sebesar 650 rb = perampokan uang pelanggan, ngga ngrti apa yang ada di benak para marketing telkom kayakx mereka dah ketakutan dengan persaingan bisnis telekomunikasi. heran…heran…, perusahaan besar tapi manajemen model pas pasan, pantesan sekarang banyak yang beralih ke gsm.

  23. Mengapa tidak ada konfirmasi dari telkom soal perubahan paket abonemen sehingga konsumen seperti saya yg jarang mengecek rincian tagihan (membayar via ATM ) merasa kecolongan.
    Setelah saya cek ternyata telpon saya dikantor pun mengalami hal yg sama..mungkin seluruh pengguna telpon rumah di seluruh Indonesia mengalami hal yg sama.
    Setelah minta diberhentikan untuk abonemennya (saya laporan tgl 7 Juni 2011) saya harus menunggu bulan berikutnya untuk kembali seperti semula. Sedang pembayaran yg sudah terlanjur tertagih (sekitar 2 bulan ) saya harus mengurusnya ke grapari terdekat. Hal ini sangat merepotkan konsumen, kesannya tidak ada empaty terhadap konsumen.
    Hal ini sangat menprihatinkan dimana konsumen selalu menjadi pihak yg dirugikan, kalau kita telat membayar kita kena denda, jika ada keluhan kita pula yg harus mengurusnya ke grapari, belum lagi biaya dikeluarkan untuk menelpon, dan yang terhingga dan tidak bias dibayar dengan apapun adalah rasa kesal dan kecewa.
    Apa memang seperti ini cara Telkom mencari tambahan dana?
    Demikian semoga menjadi perhatian pihak2 yag terkait

  24. Saya juga bulan juli ini kok tagihan telpon rumah jadi bengkak akbibat pemberihauan dari costumer tentang paket nelpon perbulan telpob rumah gak pernah pakek jadi 74.000.- gawat gan

  25. Hermawan Diks says:

    saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tertipu karena program telkom tersebut…dulu sekitar tahun 2009/2010 saya pernah di tawari paket tersebut tapi saya tolak waktu itu kebetulan saya datang ke kantor telkom karena mo komplain masalah telp rumah yang mati..semenjak di kantor saya ada atm semua pembayaran listrik, telp dll melalui fasilitas itu tapi justru kemudahan itu yang membuat saya lengah terhadap pengawasan rincian telp…berawal dari telp yang mati pada bulan akhir agustus – september saya coba komplain lewat saluran 147 tetapi selalu gagal..di sebabkan karena jarangnya pemakaian telp rumah itu sendiri nyaris saya tidak begitu peduli…saya bayar tgl 2 sept 2011 sebesar 81500,- kemudian saya bayar lagi tgl 4 okt 2011 sebesar 81500,- juga….disinilah awal saya curiga sepertinya ada yang tidak beres dengan telp rumah saya…secara logika yang pembayaran bln oktober itu seharusnya hanya biaya abodemen doang kok bisa sampe gede..knp???? kan telp mati ngak di pake….stelah saya komplain ke telkom ternyata saya ikut program PTT yang persetujuannya lewat telp…setelah itu pihak telkom akan membatalkan program PTT tersebut dan saya dianjurkan untuk mengecek dulu sebelum membayar tagihan untuk bln berikutnya…2 hari kemudian saya dapat telpon dari telkom pusat untuk konfirmasi ttg pembatalan program PTT tersebut kemudian saya tanyakan sejak kapan program PTT ini berlaku ke tlp saya…jadi sejak bulan mei s/d okt saya sudah ngasih uang cuma2 buat PT telkom…..
    share infonya donk……
    1. apa mungkin uang cuma2 itu bisa balik lagi ke kita sebagai user??? bagaimana caranya??? menurut pegawai telkom uang yang sudah di bayar tidak bisa di kembalikan walaupun menurut saya pribadi perjanjian itu tidak sah dan itu penipuan…

    • Segera datang dan tanyakan langsung kepada pegawai Telkom apakah ada bukti tertulis yang membuktikan bahwa Anda benar menyetujui program Paket Tagihan Tetap tersebut. Jika pegawai tersebut menolak atau tidak dapat menunjukkannya, Anda berhak menuntut ganti rugi.

  26. Trik keji dari PT TELKOM. Hampir semua dipaksa ikut Paket Tagihan Tetap. Baru konsumen yang sadar telah tertipu kekejian PT TELKOM disuruh meluangkan waktu, tenaga dan biaya meluncur ke Plaza TELKOM. Sudah berapa duit yang PT TELKOM curi dari konsumen telepon rumah yang jumlahnya jutaan itu? Hanya secuil konsumen yang sadar kalo uangnya telah tercuri oleh PT TELKOM…

  27. Diana says:

    Saya juga kena, baru sadar klo beberapa bulan terakhir tagihannya hampir 100 ribu setiap bulan padahal telpon jarang dipake dan semua orang dirumah punya HP. Kebetulan tagihan ini masuk ke kartu kredit dan masih ada catatannya. Telkom ambil keputusan sendiri merubah ke abonemen 65 ribu tanpa pemberitahuan apapun atau menginformasikan manfaat dari peralihan abonemen tersebut, yang konon katanya kita dapat free telkom interlokal 20 menit setiap bulannya. Beberapa kali mmg saya mendapat telpon mengenai peralihan abonemen tersebut tetapi kita tidak pernah setuju.

    Kalau ambil tanpa persetujuan artinya Telkom nyolong donk….

  28. Utk Konsumen yg terlanjur membayar Tagihan Telpon dgn Paket Tetap…
    Dan Konsumen ini seyakin2nya bhw tdk pernah tau ttg Paket Tetap dan tdk mendapat konfirmasi dr Telkom.

    Apakah Hak Konsumen utk mendapat uang-ny kembali stlh membayar tagihan yg tdk sesuai dgn pemakaian dpt dipenuhi?? Ataukah Hak Konsumen terbenam dikaki Kebijakan Telkom??

  29. Rika Indarto says:

    saya adalah salah satu pelanggan setia Telkom yang lengah oleh kemudahan onebill…., dan setelah saya periksa taginah kartu kredit saya.., ternyata kelebihan pembayaran telah saya lakukan sejak tahun 2010…, ha..ha..ha.. what a tricky way…..

  30. sebaiknya diblokir saja rame2 tdk lagi menggunakan jasa telkom..agar pihak terkait lebih mawas diri dan berbenah..adalah sangat merepotkan konsumen dgn tdk cukupnya menghubungi 147 dan harus ke plaza telkom..zaman sdh berubah kenapa dipersulit..

  31. ika says:

    ternyata bukan dari pihak kami saja yang merasa dirugikan. Dari semua komen yang ada di sini, ternyata hal ini sudah berlangsung sejak 2009, mmm…… cukup lama juga ya. Berawal dari kecurigaan Personal Asisten bos saya mengenai tagihan telp yang serupa sebagaimana rumah ditinggali. Padahal sejak bulan Juli 2012 rumah kosong karena renovasi. Setelah mendatangi pihak Telkom Plaza dan mendapatkan print out pemakaian telephone, didapatkan informasi bhw telephone yang bersangkutan terdaftar sbg PTT sejak des 2011 sebesar 400ribu, sementara pemakaian bulanan rata2 dibawah 50 ribu. Mengenai hal ini sudah kami konfirmasi ke orang rumah, termasuk bos bahwa tidak ada yang mendaftarkan untuk ikut PTT. Pihak Telkom Plaza sendiri menginformasikan bhw paket PTT sudah dicabut untuk tagihan Oktober-November (padahal juga tidak ada yang meminta untuk dicabut).

  32. muliadi says:

    saya sangat kecewa dengan telkom sebelum saya ditawari paket tagihan saya 130 s/d 250 ribu per bulan tapi setelah saya ambil paket murah tagihan saya melonjak tinggi, tagihan bulan prrtama langsung 750rb bulan berikutnya 999rb. saya komplain ke 147 untuk kembali kepaket standart dan saya datangi plasa telkom untuk diblok panggilan keluar kota dan ponsel tapi mereka tidak pernah melakukannya dan akhirnya datang lagi tagihan dibulan januari dengan tagihan sembilan ratusan ribu rupiah padahal saya sudah melakukan penghematan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>